
by. Ahmad Fauzi
Seumpama pelangi itu terbang, menghiasi tabur tatapku memandang, mungkin engkau sepertinya. Sayang, pelangi itu tak bisa terbang, ia membujur kaku di pijakannya. Tapi ia adalah ia, ia yang mewarnai hidup dengan siluit keindahannya yang menawan. Yah, engkau masih sepertinya. Engkau yang indah, mengindahkan segala serpihan tatapku memandang.
Kau bahagia, kau tertawa, kau menangis dan kau sedih, aku hanya bisa menatapmu tanpa sesuatu yang bisa ku lukiskan untukmu, untuk kau perhatikan dariku. Seandainya adalah kata yang tak mungkin ku ucap lagi menerawang keindahanmu. Cabikan kata itu terlalu banyak membekas di eluh aura hati yang membesing curahan kasih dari cinta.
Minggu, 31 Mei 2009
Tangis Wajah Embun
Diposting oleh Syakhel di Minggu, Mei 31, 2009 0 komentar
Sembrononya Aku

Saat-saat indah, bahagia, resah, gundah, sedih pasti ada pada hidup manusia. Hanya orang bertakwalah yang wajar menghadapinya. Tangis bukan berarti sedih, juga bukan berarti senang ataupun bahagia tapi karena kodrat insan diciptakan hati.
Setiap orang tidak ingin dirinya merasa bimbang, sedih, salah, resah dan menjadi yang terpuruk. Semuanya mendambakan kenyamanan dan ketenangan hati, sesegar buah apel yang terpetik dari tangkainya.
Salah, tapi manusia salah. Ia melangkah sama sekali tidak pada kenyamanan hati yang diharap. Ia resah dan ia pun terpuruk pada jengkal langkah yang dipijak. Sebegitu sembronokah ia?????????
Uci
Diposting oleh Syakhel di Minggu, Mei 31, 2009 0 komentar
Jumat, 29 Mei 2009
Cintanya, cinta sim salabim abra kadabra

Tanpa ku sadari, tanpa ku janji dan tanpa ku harap. Dia mendatangiku dengan naung indah cintanya, cinta ajaib yang muncul tanpa sangka.
Saat itu, saat awal benih cinta tumbuh. aku mengajaknya jalan setelah seminggu sebelumnya aku mengenal identitasnya. Aku mengajaknya pergi ke sebuah pantai, wisata terdekat daerahku. Aku berharap ia suka dengan tempat pilihanku itu, dan Ternyata ia begitu menikmati romantisisme hawa sejuk pantai itu. Aku tidak tahu, apakah ia suka pantai atau karena ada aku yang menemaninya?
Sepulangnya dari tempat itu, aku mengajaknya menikmati suasana lesehan. Tempat itu sederhana tapi mengagumkan. Disitu aku banyak bertanya padanya, dimana rumahnya (saat itu ia ngekos), apa kesukaannya, apa ia suka jalan dan banyak kalimat Tanya lainnya yang ku lontarkan. Ia menjawab pertanyaanku semua tanpa satupun sisa. Ia tertawa dengan lesung pipitnya dengan tanyaku yang bertubi-tubi, terkadang tangannya menghempas ke tubuh mengajakku bercanda, aku pun meresponnya. Ia seperti bukan kenalan baruku lagi, ia begitu sangat dekat denganku.
Dua hari setelah pertemuan itu, siang 14.07 WIB. Ia meninggalkan sebuah pesan singkat saat aku istirahat dan baru ku baca jam tigaan lebih. Pesan itu mengagetkanku, hingga mataku membinar meneliti kata-kata pesan itu. Sungguh tak ku sangka, tanpa janji, ia mengajakku pergi ke sebuah wisata di perbukitan saat itu pula. Aku pernah curhat padanya tentang bukit itu, bahwa aku sama sekali tidak pernah kesana walau banyak orang terdekatku pernah menikmati suasananya. Dan ia bilang, kalau ia pernah juga menikmati suasana itu.
Mungkin ia ingin memberikanku kejutan, dengan mengajakku ke tempat yang belum pernah sama sekali ku singgahi. Perbukitan itu. Tanpa ku pikir, aku membalas pesannya dan sanggup untuk pergi. Jam empat lebih, aku tiba di tempat kostnya. Ia sedikit antusias mengajakku pergi walau perbukitan itu sedikit jauh, sekitar setengah jam lebih menghabiskan waktu untuk kesana.
Jam lima kurang seperempat, aku sudah tiba di atas bukit. Sungguh menakjubkan, aku terpana menikmati keindahannya, ditambah lesung pipitnya yang selalu memperhatikanku. Aaaduh……. Rasa apa yang ada dihati ini…??
Kini, ia berdiri persis di depanku. Awalnya aku tak mampu, tapi dengan kegemasannya aku kuasa memeluknya. Ia bilang, ia tidak pernah sama sekali menikmati keindahan dalam nyaman dan tenang seperti ini. Dan ia pun curhat tentang cinta itu, dengan cinta yang tidak pernah ku harap sama sekali. Karena ia sebenarnya, teman dari seseorang yang aku kagumi, dan aku ingin mengenal dan meminangnya.
Diposting oleh Syakhel di Jumat, Mei 29, 2009 0 komentar
Rabu, 01 April 2009
Wasil Laidi
Anak suling kulon yang ingin merantau jauh ke desa seberang, tepatnya di daerah paiton.Jauh banget, coba bayangkan dari cerbon ke paiton. berapa kilo meter tuh jauhnya?? jauh banget kan????he........
cerbon maksudnya bukan cerbon jawa barat tapi mah cermee bondowoso, gitu.................
eh jadi pangling juga yang baca disamping ku waktu aku ngetik neh..............
sekarang dia masih kelas 3 smp, cermee 1 bok...............
moga aja dia lulus, lulus, lulus ampek 100 %, seratus banget deh pokoknya...............
do'ain juga ya!!! bagi temen-temen yang baca blog aku ne...............
ciut abiz dah buat kalian.................emmuah..............................ah...!
Diposting oleh Syakhel di Rabu, April 01, 2009 0 komentar
Selasa, 09 Desember 2008
sTarT
Atur langkah, berdiri yang tegap lalu merunduk sedikit siap tuk nyetart larinya.
yah.........dah nyampek neh, waktu test besok dah..........sambungan do'anya semoga diridlo'i Allah, amien...................and sukses yang dirodlo'i.
Diposting oleh Syakhel di Selasa, Desember 09, 2008 0 komentar
Rabu, 03 Desember 2008
Al iSti'Dad
Aku lagi tegang-tegangnya hari ini, mengapa tidak...?
aku ceritain ya! tanggal 10 nanti (kalo dihitung kan tinggal 6 hari) aku kan harus ngadapi test. nah yang membuat aku tegang neh, bukan cuma testnya ntu tapi do'i aku tuh dateng dari pondok (dah seminggu yang lalu)n dy pake' sakit gitu. n tadi malam dy ke rumah (paleng dy udah sembuh kale, gak sempat tanya sih..)wah aku gak bisa menemaninya coz ada tugas lain yang harus aku jalani. pas tugasku selesai dy mah udah pergi (padahal sedikit lagi aku ketmu dy di rumah). n sekarang aku kgak berani berkunjung ke rumahnya. coz gak enak banget shop ma keluarganye, merekakan akrab banget ma gwa ditambah lagi dengan hbunganku yang belum resmi. mungkin nanti-nantinya lok dah resmi mgkin aku enjoy maen ke rumahnya. ya sekarang gwa nyengir aja, gak da tindakan yang baru aku realisasikan (pake' bahasa gaul dikit).kenapa ya aku kok respon banget dengan kedatangannya ntu ke rumah???kenapa shop........kasi' jawaban dong shop.....kasi' respon dong shop......aku minta do'anya shop, moga kite sama-sama sukses ya????
n kesuksesan ntu diberkati Allah amien.............amien..........
jangan lupa shalat shop. walau kita anak gaul tetep aja kita mahluk Allah yang dianugerahi pikiran, dan itu kudu beda dengan mahluk yang tidak dianugerahi. paham maksud gwa.
foto diatas tu ponakan gwa, ya mungkin dy bsa posting juga besok-besok, ntah kapan.........soalnya baru kelas 3 SD tapi dia udah pintar kok shop.......
salam damai selalu shop. Assalamualaikum....................
Diposting oleh Syakhel di Rabu, Desember 03, 2008 0 komentar
Sabtu, 29 November 2008
kisah cintaku
Di malam yang sesunyi ini
Aku sendiri
Tiada yang menemani
Akhirnya kini kusadari
Dia telah pergi
Tinggalkan diriku
(kini kau tlah pergi tinggalkanku)
Adakah semua kan terulang
Kisah cintaku yang seperti dulu
(mungkinkah terulang lagi)
Hanya dirimu yang kucinta dan kukenang
Di dalam hatiku (di dalam hatiku)
Takkan pernah hilang (takkan pernah hilang)
Bayangan dirimu untuk selamanya (selamanya)
Reff:
Mengapa terjadi (tlah terjadi)
Kepada dirimu (di dirimu)
Aku tak percaya kau telah tiada
Haruskah ku pergi tinggalkan dunia
Agar aku dapat berjumpa denganmu
Adakah semua kan terulang
Kisah cintaku yang seperti dulu
(mungkinkah terulang lagi)
Hanya dirimu yang kucinta dan kukenang
Di dalam hatiku (di dalam hatiku)
Takkan pernah hilang (takkan pernah hilang)
Bayangan dirimu untuk selamanya (selamanya)
by. Peterpan
Diposting oleh Syakhel di Sabtu, November 29, 2008 0 komentar
